
Drum adalah kelompok instrumen perkusi yang dimainkan dengan cara dipukul oleh tangan, kaki, dan sebuah alat (stick, batang, dan lain-lain). Termasuk dalam keluarga membranophone. Membranophone itu sendiri, dapat didefinisikan sebagai instrumen dengan sumber bunyi yang dihasilkan oleh getaran selaput yang terbuat dari bahan kulit atau plastik yang direntangkan pada sebuah permukaan tabung, rangka atau bingkai dari kayu, logam, tanah liat atau tulang. Drum sebenarnya terdiri dari bermacam-macam bentuk, diantaranya: cylindrical drums, conical drums, barrel drums, waisted drums, goblet drums, footed drums, long drums, frame drums, friction drums, and kettle drums or vessel drums. Pada umumnya drum yang sering digunakan adalah drum akustik (termasuk bentuk frame drums). Dengan peranan sebagai pengatur irama atau tempo, memberikan aksen-aksen, dan dinamika pada komposisi musik yang disajikan serta untuk mendapatkan ekspresi bunyi musikal supaya lebih bergairah dan dinamis. Drum akustik terdiri atas bass, snare, tom-tom 1 (high tom), tom-tom 2 (Medium tom), floor tom (low tom), hi-hat, crash cymbal dan ride cymbal. Untuk mendapat kualitas permainan drum yang baik, perlu adanya koordinasi tangan kanan dan kiri serta kaki kanan dan kiri yang betul-betul matang sedangkan didalam permainan drum, tangan lebih berperan aktif dibandingkan dengan kaki. Untuk itu diperlukan latihan yang berkesinambungan sesuai dengan teknik bermain drum yang baik dan benar. Pendapat mengenai teknik bermain drum yang baik. Dave Weckl mengatakan, bahwa: … definition of good technique. To me, its mean being able to play anything – fast, slow, loud or soft – with a great deal of control and finesse. Having good technique is to me, the basis of good drum playing. So to get into it, I want to say to match grip players that whatever goes for you right hand goes for you left hand (1992: 9). … pengertian teknik yang baik. Menurut saya ialah bisa memainkan apa saja cepat, lambat, keras atau lembut dengan kontrol dan skil yang baik. Memiliki teknik yang baik menurut saya merupakan dasar permainan drum yang baik. Untuk itu, saya ingin mengatakan gunakan match grip players yang nyaman untuk tangan kanan dan tangan kiri anda. Pendapat mengenai teknik memegang stick drum yang baik. Dave Weckl mengatakan, bahwa: …most important element of holding the stick, which is finding balance point. If the stick doesn’t bounce freely on the drum you are going to have problems, tension. If you hold the stick too far towards in the middle, it won’t bounce well on the head. If you hold it too far back (toward the end), it dies after it strikes the head. What you want to do is find the place where it bounce the most. Balance stick your forefinger and let it bounce on the head. Experimen with different positioning on the finger until the optimum placement is found. Then grip the stick with your thumb and place the rest of your hand around the stick in a natural position. Look at stick from both sides of your hand and remember where it is-that’s where it should always be. If you are having trouble with your playing, always take a look at your grip and make sure that your balance point is working to you (1992: 9). …selain teknik bermain drum yang baik, bagian terpenting dalam bermain drum adalah cara dalam memegang stick (grip), dimana kita harus menemukan keseimbangan (balance point) dari stick drum itu sendiri. Apabila stick tidak memantul secara bebas pada saat permainan drum, maka kejadian ini akan menjadi masalah yang dinamakan tension. Cara memegang stick drum yang baik adalah harus sering mencoba dan merasakan berbagai posisi pada bagian telapak dan jari tangan, sampai ditemukan penempatan memegang stick drum secara optimal. Apabila stick drum dipegang terlalu jauh mendekati kepala stick, maka akibat yang ditimbulkan drum tidak akan bersuara optimal setelah dipukul. Teknik yang baik untuk memegang stick drum adalah menyeimbangkan stick pada jari telunjuk dan ujungnya atau kepalanya dibiarkan mantul secara bebas pada drum.
0 comments:
Post a Comment